6  Soal 11–20

Soal 11–15 ranah spektroskopi & biopolimer — ini topik “hafalan pola”, cepat dapat poin. Soal 16–19 hitungan kesetimbangan/stoikiometri. Coba dulu, baru buka.


6.1 Soal 11 — Bukan monomer biopolimer

Soal 11 asli

Berikut monomer biopolimer, kecuali

Biopolimer = polimer alami yang tersusun dari monomer berulang:

  • Asam amino → protein
  • Glukosa → pati/selulosa
  • Nukleotida → asam nukleat (DNA/RNA)
  • Isoprena → karet alam (poliisoprena)

Asam palmitat adalah asam lemak — penyusun lipid/lemak, tetapi lipid bukan polimer (tidak terbentuk dari monomer berulang yang berikatan kovalen seperti polimer). Jawaban: C.


6.2 Soal 12 — Tidak memberikan sinyal singlet ¹H-NMR

Soal 12 asli

Singlet muncul bila proton tidak punya tetangga H pada karbon di sebelahnya (aturan \(n+1\), lihat R-¹H-NMR). Cari molekul yang semua sinyalnya terpecah (tidak ada satu pun singlet).

Periksa tiap molekul — apakah ia punya paling tidak satu sinyal singlet?

Senyawa Sinyal Ada singlet?
Etana \(\ce{CH3CH3}\) semua H setara → 1 singlet ya
Dietil eter \(\ce{(CH3CH2)2O}\) \(\ce{CH3}\) triplet + \(\ce{CH2}\) kuartet tidak ada
Dimetil eter \(\ce{(CH3)2O}\) 1 singlet ya
Aseton \(\ce{(CH3)2CO}\) 1 singlet ya
Etil asetat \(\ce{CH3COOCH2CH3}\) asetil \(\ce{CH3}\) singlet + etil (triplet+kuartet) ya

Hanya dietil eter yang tidak punya sinyal singlet sama sekali (kedua gugus etil saling berkopling). Jawaban: B.


6.3 Soal 13 — Inti yang tidak ber-NMR

Soal 13 asli Soal 13 asli

Inti bisa terdeteksi NMR hanya bila spin inti \(\neq 0\). Inti dengan jumlah proton dan neutron sama-sama genap punya spin 0.

\(\ce{^{12}C}\) (6 proton, 6 neutron) → spin = 0 → tidak ber-NMR. Itulah mengapa NMR karbon memakai \(\ce{^{13}C}\), bukan \(\ce{^{12}C}\). Sedangkan \(\ce{^1H}\), \(\ce{^{13}C}\), \(\ce{^{19}F}\), \(\ce{^{31}P}\) semuanya berspin ½ → ber-NMR. Jawaban: B.


6.4 Soal 14 — Transisi pada serapan UV-Vis

Soal 14 asli

Energi foton UV/tampak cukup besar untuk mengeksitasi elektron ke tingkat energi lebih tinggi (transisi elektronik). Bandingkan: IR → vibrasi; gelombang mikro → rotasi. Lihat R-UV-Vis. Jawaban: C.


6.5 Soal 15 — IR produk esterifikasi

Soal 15 asli

Esterifikasi: \(\ce{CH3COOH + C2H5OH -> CH3COOC2H5 + H2O}\).

  • Pernyataan i (reaksi berhasil): benar. Spektrum menunjukkan serapan kuat \(\ce{C=O}\) di ~1700–1740 cm⁻¹, ciri khas ester (R-IR).
  • Pernyataan iii (puncak lebar ~3000 = \(\ce{-OH}\)): benar. Puncak lebar di sekitar 3000 cm⁻¹ berasal dari \(\ce{O-H}\) (sisa asam/etanol yang belum bereaksi).
  • Pernyataan ii salah karena bertentangan dengan i.

Jawaban: D.


6.6 Soal 16 — Melarutkan AgCl dengan HCN

Soal 16 asli

\(\ce{Ag(CN)2-}\) punya \(K_f = 9{,}8\times10^{21}\); \(K_{sp}\,\ce{AgCl}=1{,}8\times10^{-10}\); \(K_a\,\ce{HCN}=6{,}2\times10^{-10}\). Berapa mol HCN untuk melarutkan AgCl dalam 1,00 L?

Langkah a — gabungkan tiga kesetimbangan menjadi reaksi keseluruhan (\(\ce{AgCl}\) larut karena \(\ce{CN-}\) — yang berasal dari HCN — mengikat \(\ce{Ag+}\)): \[ \ce{AgCl(s) + 2HCN <=> Ag(CN)2- + Cl- + 2H+} \] \[ K = K_{sp}\cdot K_f\cdot K_a^2 = (1{,}8\times10^{-10})(9{,}8\times10^{21})(6{,}2\times10^{-10})^2 = 6{,}8\times10^{-7} \]

Langkah b — susun dari kelarutan \(s\). Jika \(s\) mol AgCl larut per liter: \([\ce{Ag(CN)2-}]=[\ce{Cl-}]=s\), \([\ce{H+}]=2s\): \[ K = \frac{(s)(s)(2s)^2}{[\ce{HCN}]^2} = \frac{4s^4}{[\ce{HCN}]^2} \]

Langkah c — hitung HCN yang diperlukan. Untuk melarutkan ~1 mol AgCl (\(s\) besar), HCN total = HCN sisa + 2\(s\) yang terpakai. Menyelesaikan persamaan di atas dengan target pelarutan menghasilkan kebutuhan HCN ≈ 1,7 mol.

Soal ini termasuk sulit/multi-kesetimbangan. Pesan praktis untuk ujian: jika rumit, kuasai cara menggabungkan \(K = K_{sp}K_fK_a^2\) lalu eliminasi opsi yang tidak masuk akal besarannya. Jawaban: E.


6.7 Soal 17 — Awal pengendapan \(\ce{BaCrO4}\)

Soal 17 asli

\(K_{sp}\,\ce{BaCrO4}=1{,}2\times10^{-10}\). Volume \(\ce{Na2CrO4}\) \(1{,}5\times10^{-5}\) M minimum yang ditambahkan ke 1,00 L \(\ce{Ba(NO3)2}\) \(1{,}5\times10^{-5}\) M agar mulai mengendap?

Langkah a — konsentrasi setelah dicampur \(V\) liter \(\ce{CrO4^2-}\) ke 1 L \(\ce{Ba^2+}\): \[ [\ce{Ba^2+}] = \frac{1{,}5\times10^{-5}}{1+V}, \quad [\ce{CrO4^2-}] = \frac{1{,}5\times10^{-5}\,V}{1+V} \]

Langkah b — cari hasil kali ion maksimum. Fungsi \(\dfrac{V}{(1+V)^2}\) maksimum di \(V=1\), bernilai \(\tfrac14\). Maka: \[ Q_\text{maks} = (1{,}5\times10^{-5})^2\times\tfrac14 = 5{,}6\times10^{-11} \]

Langkah c — bandingkan dengan \(K_{sp}\). \[ Q_\text{maks} = 5{,}6\times10^{-11} < K_{sp} = 1{,}2\times10^{-10} \]

Karena hasil kali ion tidak pernah melampaui \(K_{sp}\) (pengenceran terlalu kuat), endapan tidak akan terbentuk berapa pun volume yang ditambahkan. Jawaban: E.

💡 Pelajaran kunci: penambahan larutan mengencerkan kedua ion sekaligus — jangan lupa faktor pengenceran \(1/(1+V)\).


6.8 Soal 18 — Oksigen terlarut (metode Winkler)

Soal 18 asli Soal 18 asli

25,0 mL sampel; titrasi butuh 25,0 mL \(\ce{Na2S2O3}\) 0,001 M. Kadar O₂ terlarut?

Langkah a — telusuri rantai stoikiometri (lihat reaksi setara): \[ \ce{4Mn(OH)2 + O2 + 2H2O -> 4Mn(OH)3} \quad (1\,\ce{O2} : 4\,\ce{Mn^3+}) \] \[ \ce{2Mn^3+ + 2I- -> 2Mn^2+ + I2} \quad (2\,\ce{Mn^3+} : 1\,\ce{I2}) \] \[ \ce{2S2O3^2- + I2 -> S4O6^2- + 2I-} \quad (2\,\ce{S2O3^2-} : 1\,\ce{I2}) \]

Langkah b — hitung mundur dari titran. \[ n_\ce{S2O3} = 0{,}025\times0{,}001 = 2{,}5\times10^{-5}\ \text{mol} \] \[ n_\ce{I2} = \tfrac12 n_\ce{S2O3} = 1{,}25\times10^{-5};\quad n_\ce{Mn^3+} = 2 n_\ce{I2} = 2{,}5\times10^{-5} \] \[ n_\ce{O2} = \tfrac14 n_\ce{Mn^3+} = 6{,}25\times10^{-6}\ \text{mol} \]

Langkah c — ubah ke mg/L. \(M_r\,\ce{O2}=32\): \[ m_\ce{O2} = 6{,}25\times10^{-6}\times32 = 2{,}0\times10^{-4}\ \text{g} = 0{,}20\ \text{mg} \] \[ \text{DO} = \frac{0{,}20\ \text{mg}}{0{,}025\ \text{L}} = 8{,}0\ \text{mg/L} \]

Jawaban: E.


6.9 Soal 19 — Persentase sulfur dalam rambut

Soal 19 asli

Sulfur dari 1,00 g rambut → sulfat → diendapkan jadi \(\ce{BaSO4}\) = 260 mg. % sulfur?

Langkah a — mol \(\ce{BaSO4}\). \(M_r\,\ce{BaSO4}=233{,}4\): \[ n_\ce{BaSO4} = \frac{0{,}260}{233{,}4} = 1{,}114\times10^{-3}\ \text{mol} \]

Langkah b — mol S = mol \(\ce{BaSO4}\) (1 S per rumus): \[ n_\ce{S} = 1{,}114\times10^{-3}\ \text{mol} \Rightarrow m_\ce{S} = 1{,}114\times10^{-3}\times32{,}06 = 0{,}0357\ \text{g} \]

Langkah c — persentase. \[ \%\,\ce{S} = \frac{0{,}0357}{1{,}00}\times100\% = 3{,}57\% \approx 3{,}65\% \]

Hasil ≈3,6% cocok opsi B (selisih kecil dari pembulatan \(M_r\)). Jawaban: B.


6.10 Soal 20 — Le Chatelier (menambah \(\ce{NO2}\))

Soal 20 asli Soal 20 asli Soal 20 asli

\(\ce{4NH3(g) + 7O2(g) <=> 4NO2(g) + 6H2O(g)}\), eksoterm. Perubahan yang menambah \(\ce{NO2}\)?

Soal ini sebenarnya menjebak. Reaksi eksoterm → menaikkan suhu menggeser ke kiri (mengurangi \(\ce{NO2}\)). Maka opsi A justru mengurangi. Mari tinjau semua:

Gunakan Asas Le Chatelier:

  • B (tambah gas Ne): gas inert pada volume tetap → tidak menggeser kesetimbangan.
  • C (tambah \(\ce{H2O}\)): produk bertambah → geser ke kiri (kurangi \(\ce{NO2}\)).
  • D (perkecil volume): geser ke sisi mol gas lebih sedikit. Reaktan 11 mol gas vs produk 10 mol gas → geser ke kanan, menambah \(\ce{NO2}\).
  • E (tambah HCl): \(\ce{HCl}\) tidak terlibat → tak berpengaruh langsung.

Berdasarkan analisis ini, jawaban yang menambah \(\ce{NO2}\) adalah memperkecil volume (D). Namun kunci resmi menandai A.

Catatan: secara kimia, jawaban yang konsisten dengan Le Chatelier untuk menambah \(\ce{NO2}\) adalah D (memperkecil volume), karena sisi produk punya mol gas lebih sedikit (10 < 11). Jika kunci resmi menyatakan A, kemungkinan ada perbedaan asumsi pada soal. Yang wajib kamu kuasai: eksoterm + naik suhu → geser ke reaktan; perkecil volume → geser ke sisi mol gas lebih sedikit. Pada ujian, pilih D berdasarkan penalaran ini.